Minggu, 13 November 2016

Sistem Cerdas

Share it Please
Image Recognition
                               
Suatu hal yang luar biasa jika manusia bisa menciptakan suatu alat atau sistem yang hampir bisa meniru manusia itu sendiri, seperti menciptakan suatu robot yang serbaguna dan serbabisa untuk membantu pekerjaan kita sehari-hari. Rekayasa pembuatan robot seperti ini merupakan implementasi dari suatu bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang menarik diikuti sampai saat ini, yaitu Kecerdasan Buatan atau Artifial Intelligence.
Kecerdasan Buatan atau AI itu sendiri merupakan kecerdasaan ilmiah yang diciptakan manusia yang ditanamkan kedalam mesin atau sistem (biasanya komputer) yang berguna untuk membantu kegiatan kita (manusia) sehari-hari, kebutuhan finansial , kebutuhan hiburan ataupun untuk pengembangan AI itu sendiri dan teknologi lainnya. Salah satu contoh implementasi dari AI yang akan saya bahas disini adalah Image Recognition.
Image Recognition adalah proses identifikasi dan pendeteksian sebuah objek atau fitur di dalam sebuah gambar digital atau video.
Konsep ini banyak digunakan dalam aplikasi-aplikasi seperti sistem untuk otomatisasi pabrik, pemantauan tol, dan pengawasan keamanan.
Algoritma Image Recognition yang ada secara umum meliputi:
- Pengenalan Karakter Optik
- Pencocokan Pola dan Gradien
- Pengenalan Wajah
- Pencocokan Plat Nomer Kendaraan
- Pendeteksian Perubahan Adegan
Contoh penggunaan dari Image Recognition ini salah satunya adalah Facial Recognition System. Facial Recognition System ini merupakan alat dan sistem untuk mendeteksi wajah tertentu untuk dikenali dan diidentifikasi.
Cara Kerja dari sistem ini dengan cara memindai suatu gambar atau video dan dicocokan dengan suatu 'kunci' untuk keaslian dan verifikasi.
Manfaat nya bisa diterapkan pada keamanan sesuatu yang bersifat pribadi dan rahasia dan hanya orang tertentu yang bisa mendapat hak akses atau izin.
Penggunaan Image Recognition saat ini juga dipakai oleh raksasa jejaring sosial seperti Facebook. Sekarang situs ini dapat mengidentifikasi wajah dari user yang terdapat pada suatu gambar/foto yang diunggah user lain. Kecanggihan ini tentunya memudahkan user untuk menandai orang (Tagging) dalam foto ataupun mengenali seseorang yang belum kita ketahui namanya tersebut.
Dan Terakhir, AI maupun Image Recognition yang saya bahas ini tentu tidak sempurna seperti kecerdasan dan penglihatan yang dimilki oleh kita sebagai manusia dan tak ada yang bisa melebihi kesempurnaan ciptaan-Nya. Namun, kita masih bisa menggunakan AI dengan semaksimal mungkin dan bisa terus kita kembangkan untuk kedepaannya.






Autonomous Driving
Sekitar 90% kecelakaan lalu-lintas terjadi karena kesalahan pengemudi. Artinya, tak peduli seberapa canggih pabrikan mobil membuat fitur keselamatan, yang paling perlu dilakukan untuk menurunkan risiko celaka secara drastis adalah menghilangkan peran pengemudi.
Dengan kata lain, seluruh pengoperasian mobil harus diserahkan kepada mobil itu sendiri yang sudah bisa bertindak bagaikan robot. Kita sebagai operator tinggal duduk manis sampai ke tujuan.
Tenyata mimpi membuat mobil yang bisa mengendalikan dirinya sendiri sudah puluhan tahun lalu ada. Tapi baru akhir-akhir ini riset dan teknologi para pabrikan berhasil mewujudkannya. Teknologi ini sendiri dinamai autonomous car atau self driving car.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Pada prinsipnya, autonomous car menggunakan sejumlah sensor dan prosesor untuk mendeteksi kondisi di depan serta membuat keputusan layaknya manusia yang mengemudi.
Sensor paling utama adalah GPS untuk mengetahui posisi persis dari mobil. Lantas ada kamera dan radar yang mengarah ke sekeliling mobil untuk memantau keadaan sekitar layaknya mata. Gelombang infra merah serta ultrasonik juga digunakan untuk menghitung jarak secara akurat ke kendaraan lain.
Pada saat diaktifkan, sistem autonomous akan segera mengambil alih seluruh pengoperasian kendaraan. Dari mulai injakan gas, rem hingga putaran setir. Anda tinggal memberi input hendak ke mana tujuan akhirnya. Selama perjalanan operator di dalam mobil cukup memantau dan siap mengambil alih kembali bila ada hal yang tak diinginkan bakal terjadi. Caranya mudah saja, tinggal menginjak rem atau memutar roda kemudi.
 Proyeksi ke Depan

Saat ini sejumlah pabrikan seperti BMW, Mercedes-Benz, Nissan serta Volvo telah memiliki mobil yang bisa mengemudi sendiri. Tapi karena belum terlalu sempurna dan terganjal legalitas, mereka belum menjualnya ke umum.
Diprediksi paling cepat pabrikan akan melansir mobil otomatis di 2015. Berikut ini proyeksi ke depan yang bisa Anda harapkan dari mobil bersistem autonomous:
2014: Volvo merencanakan kelar membuat mobil otomatis yang bisa mencapai kecepatan 50 km/jam dan mampu bernegosiasi dengan kemacetan.
2015: Bila tak ada aral melintang, Nissan berencana menjual mobil yang bersistem autonomous sebagian ke pasar Jepang.
2016: Tesla akan membuat mobil listrik yang bisa mengemudi secara otomatis di 90% perjalanan.
2020: BMW, Mercedes-Benz, GM, Audi, Nissan dan Volvo akan melansir mobil autonomous penuh di seluruh dunia. Volvo bahkan menyebut mobil mereka akan membuat penumpang terbebas penuh dari risiko cedera apalagi kematian.


Bagaimana di Mata Hukum?
Saat ini keberadaan mobil tanpa pengemudi di jalan raya masih ilegal. Akan tetapi beberapa negara bagian di Amerika Serikat sudah mulai mengantisipasinya, dan segera membuat undang-undang yang melegalkan keberadaan mobil bersistem autonomous di jalan raya.
Salah satu syarat yang diajukan adalah pada saat mobil berjalan secara otomatis, pengemudi asli tetap harus berada di balik kemudi dan selalu bersiap mengambil alih saat komputer malfungsi. Dengan demikian jika terjadi kecelakaan beban hukum akan ditanggung oleh pengemudi manusia. Lantas operator di dalam mobil tetap harus seseorang yang memiliki SIM resmi.

Keuntungan dan Potensi Masalah
Ada segudang keuntungan apabila seluruh mobil di jalan raya menggunakan sistem autonomous. Diprediksi para ilmuwan, perbedaan paling terasa adalah menurunnya angka kecelakaan lalu lintas, bahkan diharapkan bisa nihil.
Lantas kemacetan juga bisa dikurangi karena sistem otomatis seperti ini akan memiliki aliran lalu lintas lebih baik, serta tak membutuhkan jarak aman sejauh saat manusia mengemudi.
Dengan dieliminirnya faktor kesalahan manusia, maka di jalan bebas hambatan pemerintah juga bisa menaikkan batas kecepatan. Artinya seluruh orang akan sampai ke tujuan lebih cepat lagi.
Bila Anda memiliki salah satu mobil seperti ini, tak perlu repot pula mencari parkir di pertokoan. Anda tinggal minta diturunkan dan mobil akan mencari parkir sendiri atau berkeliling sebelum menjemput Anda kembali ketika selesai.
Itu baru beberapa keuntungan dari segudang yang diprediksi akan terjadi. Namun sayangnya ada beberapa potensi masalah yang mengadang. Bila terjadi tabrakan misalnya, masih diperdebatkan kepada siapa tanggung jawab harus dibebankan. Kepada pemilik mobilkah? Atau kepada pabrikan mobil yang merancang sistem di kendaraan? Masalah yang kelihatannya sepele ini bisa berbuntut panjang, apalagi bila ada korban jiwa saat kecelakaan.
Lantas, untuk membuat sistem autonomous bekerja optimal, seluruh kendaraan di jalan raya mestilah menggunakan sistem serupa. Hal ini membutuhkan waktu sangat lama untuk mewujudkannya.


Ai dalam Game
Pengertian Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau AI) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.



Pengertian Game

Game adalah permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi. Permainan game merupakan bidang AI yang sangat populer berupa permainan antara manusia melawan mesin yang mempunyai intelektual untuk berpikir. Komputer dapat bereaksi dan menjawab tindakan-tindakan yang diberikan oleh lawan mainnya.

Salah satu komputer yang ditanamkan AI untuk game bernama Deep Blue. Deep Blue adalah sebuah komputer catur buatan IBM pertama yang memenangkan sebuah permainan catur melawan seorang juara dunia (Garry Kasparov) dalam waktu standar sebuah turnamen catur. Kemenangan pertamanya (dalam pertandingan atau babak pertama) terjadi pada 10 Februari 1996, dan merupakan permainan yang sangat terkenal.

Kini telah banyak berkembang game AI yang semakin menarik, interaktif, dan dengan grafis yang sangat bagus. Ditambah dengan kemajuan teknologi jaringan komputer yang semakin cepat, sudah banyak terdapat game-game AI yang berbasiskan online. Tidak sedikit orang yang tertarik dengan game saat ini. Mereka memainkan game untuk mengisi kekosongan waktu mereka atau pun melatih skill mereka dalam berpikir.



Sejarah Artificial Intelligence dalam Game

Pada tahun 1769, dataran Eropa dikejutkan dengan suatu permainan catur yang dapat menjawab langkah-langkah permainan catur yang belum ditentukan terlebih dahulu. Mesin ini disebut dengan Maelzel Chess Automation dan dibuat oleh Wolfgang Von Kempelan (1734-1804) dari Hungaria. Akan tetapi mesin ini akhirnya terbakar pada tahun 1854 di Philadelphia Amerika Serikat.banyak orang tidak percaya akan kemampuan mesin tersebut. Dan seorang penulis dari Amerika Serikat, Edgar Allan Poe (1809-1849) menulis sanggahan terhadap mesin tersebut, dia dan kawan-kawannya ternyata benar, bahwa mesin tersebut adalah tipuan, dan kenyataannya bukanlah aoutomation, tetapi merupakan konstruksi yang sangat baik yang dikontrol oleh seorang pemain catur handal yang bersembunyi di dalamnya.

Usaha untuk membuat konstruksi mesin permainan terus dilanjutkan pada tahun 1914, dan mesin yang pertama kali didemonstrasikan adalah mesin permainan catur. Penemu mesin ini adalah Leonardo Torres Y Quevedo, direktur dari Laboratorio de Automatica di Madrid, Spanyol. Beberapa tahun kemudian, ide permainan catur dikembangkan dan diterapkan di komputer oleh Arthur L. Samuel dari IBM dan dikembangkan lebih lanjut oleh Claude Shannon.



Artificial Intelligence dalam Game

Salah satu unsur yang berperan penting dalam sebuah game adalah kecerdasan buatan. Dengan kecerdasan buatan, elemen-elemen dalam game dapat berperilaku sealami mungkin layaknya manusia.

Game AI adalah aplikasi untuk memodelkan karakter yang terlibat dalam permainan baik sebagai lawan, ataupun karakter pendukung yang merupakan bagian dari permainan tetapi tidak ikut bermain (NPC = Non Playable Character). Peranan kecerdasan buatan dalam hal interaksi pemain dengan permainan adalah pada penggunaan interaksi yang bersifat alami yaitu yang biasa digunakan menusia untuk berinteraksi dengan sesama manusia. Contoh media interaksi ialah:

Penglihatan (vision)
Suara (voice), ucapan (speech)
Gerakan anggota badan ( gesture)
Untuk pembentukan Artificial Intelligence pada game ternyata digunakan pula algoritma, yaitu jenis pohon n-ary untuk suatu struktur. Implementasi pohon (tree) ini biasa disebut game tree. Berdasarkan game tree inilah sebuah game disusun algoritma kecerdasan buatannya. Artificial intellegence yang disematkan dalam sebuah game yang membentuk analisis game tree biasanya merepresentasikan kondisi atau posisi permainan dari game sebagai suatu node, dan merepresentasikan langkah yang mungkin dilakukan sebagai sisi berarah yang menghubungkan node kondisi tersebut ke anak (child) sebagaimana representasi suatu pohon (tree).

Namun, biasanya representasi langsung tersebut mempunyai kelemahan, yaitu representasi data pohon akan menjadi sangat lebar dan banyak. Mungkin bagi sebuah mesin komputer mampu melakukan kalkulasi sebanyak apapun masalah, namun game tree yang lebar dan besar memberikan beberapa masalah, antara lain konsumsi proses memori, kapasitas penyimpanan yang cukup besar dan kinerja yang kurang pada konsol game berspesifikasi rendah. Karena itu dibentuklah beberapa algoritma dan penyederhanaan bagi sebuah game tree.

Pada salah satu contoh game klasik, yaitu tic tac toe, penyederhanaan dapat dilakukan dengan berbagai metode. Salah satu diantaranya adalah minimax. Metode ini berhasil diterapkan dan memberikan nilai reduksi yang cukup signifikan. Dan tidak hanya bisa digunakan secara monoton, minimax juga bisa digunakan untuk game-game yang lebih rumit seperti catur, tentunya dengan algoritma dan representasi berbeda.

Minimax yang merupakan salah satu metode penerapan (implementasi) pohon n-ary pada suatu game, menandakan bahwa implementasi struktur (pohon khusunya) sangatlah diperlukan pada pembuatan dan penerapan Artificial Intelligence, dan tidak menutup kemungkinan ilmu dan metode baru yang lebih canggih akan ditemukan di masa depan.



Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogroll

About